Benalu Teh Dendrophthoe pentandra

KHASIAT BENALU TEH (Dendrophthoe Pentandra)
1. Membantu mengobati berbagai penyakit kanker atau tumor (kanker rahim, kanker payudara, kanker usus, kista).
2. Membantu mengobati penyakit batu ginjal, gondok.
3. Membantu menurunkan kadar kolesterol dan gula darah.
4. Membantu menurunkan darah tinggi, sakit pinggang, rheumatic, encok, dll.
5. Menghaluskan kulit muka dan menjadikan awet muda.
CARA PENGGUNAAN :
1. Ambil 1 (satu) genggam Benalu teh (+ 40 gram) direbus dengan 2 liter air, tunggu hingga airnya tinggal setengah ( 1 liter).
2. Kemudian saring dan biarkan satu malam (diembunkan) di dalam wadah tertutup di dalam rumah. Paling baik diminum pagi hari sebelum makan.
Takaran :
* 3 s/d 5 kali sehari untuk pengobatan
* 1 s/d 2 kali sehari untuk pencegahan
1. Membantu mengobati berbagai penyakit kanker atau tumor (kanker rahim, kanker payudara, kanker usus, kista).
2. Membantu mengobati penyakit batu ginjal, gondok.
3. Membantu menurunkan kadar kolesterol dan gula darah.
4. Membantu menurunkan darah tinggi, sakit pinggang, rheumatic, encok, dll.
5. Menghaluskan kulit muka dan menjadikan awet muda.
CARA PENGGUNAAN :
1. Ambil 1 (satu) genggam Benalu teh (+ 40 gram) direbus dengan 2 liter air, tunggu hingga airnya tinggal setengah ( 1 liter).
2. Kemudian saring dan biarkan satu malam (diembunkan) di dalam wadah tertutup di dalam rumah. Paling baik diminum pagi hari sebelum makan.
Takaran :
* 3 s/d 5 kali sehari untuk pengobatan
* 1 s/d 2 kali sehari untuk pencegahan
sumber: http://www.mahkotadewa.net/kesehatan/benalu_teh.html
Dendrophthoe pentandra (Linnaeus) Miquel, Fl. Ned. Ind. 1(1): 818. 1856.
Loranthus pentandrus Linnaeus, Syst. Nat., ed. 12, 2: 252. 1767; Mant. Pl. 1: 63. 1767.
Shrubs to 2 m tall, youngest parts puberulous. Branches grayish, scattered lenticellate. Petiole 5-20 mm; leaf blade lanceolate to elliptic or suborbicular, 5-15 × 2.5-10 cm, thickly leathery, lateral veins 2-4 pairs, base cuneate or obtuse, apex acute or rounded, glabrous. Racemes solitary or 2 or 3 together, 3-10-flowered; peduncle 7-20 mm, with grayish or white stellate hairs; bracts broadly ovate, 1-1.5 mm. Pedicel ca. 2 mm. Calyx 2-2.5 mm, limb 0.5-1.5 mm, 5-denticulate. Mature bud 1.5-2 cm. Corolla orange, basal 1/2 slightly inflated, lobes lanceolate, ca. 12 mm, reflexed. Filaments 3-4 mm; anthers 3-5 mm. Berry red, 8-10 × 5-6 mm, minutely pilose or glabrous. Fl. and fr. Dec-Jun.
Humid forests, less often in open forests and plantations; 100-1600 m. Guangdong, Guangxi, Yunnan [Cambodia, E India, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Philippines, Thailand, Vietnam].
Recorded hosts include Aleurites moluccana, Canarium album, C. pimela, Clausena lansium, Hevea brasiliensis, Mangifera indica, Vernicia montana, and species of Ficus.
source : http://www.efloras.org/florataxon.aspx?flora_id=2&taxon_id=200006524
1 komentar:
Post a Comment