4 Fakta Menarik Terkait Booming Batu Mulia
Harga batu mulia belakangan ini makin “ngawur”. Nilai sebuah batu bisa beragam tergantung kesepakatan penjual dan pembeli. Dari harga ratusan ribu sampai jutaan rupiah pun tersedia pilihan produknya. Fenomena ini mirip booming daun gelombang cinta (anthurium) beberapa waktu lalu yang harga jualnya melangit, namun dilanjutkan harga turun drastis setelah beberapa waktu berjalan.
Di balik booming batu mulia, ada beberapa fakta menarik yang bisa disimak. Berikut ulasannya seperti dikutip dari laman Detik:
Di balik booming batu mulia, ada beberapa fakta menarik yang bisa disimak. Berikut ulasannya seperti dikutip dari laman Detik:
- Harga jual sangat tinggi. Pada gelaran Atjeh Batee Festival atau Festival Batu Aceh yang dihelat awal Februari 2015, berbagai batu ditawarkan dari harga Rp 50 ribu sampai Rp 1,5 miliar. Batu mulia paling mahal adalah blue sapphire.
- Banyak diminati pekerja kantoran. Dilihat dari latar belakang pekerjaan konsumen, mereka yang doyan dengan batu mulia banyak berprofesi sebagai pekerja kantoran. Ada beragam motif memilikinya, mulai dari unsur magis sampai untuk penunjang penampilan dan networking.
- Pejabat mengimbau agar jajarannya mengenakan akik. Ini yang terjadi di Purbalingga. Bupati Purbalingga, Sukento Ridho Marhaendrianto mengimbau PN di jajarannya memakai akik. Ini berkaitan dengan wilayah Purbalingga yang punya industri akik. Akik yang terkenal dari Purbalingga berjenis Kliwing.
- Konflik akibat batu giok. Ini terjadi di Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Batu giok Aceh mentah ditemukan di pinggir sungai dengan berat mencapai 20 ton. Nilai ekonomisnya ditaksir hingga miliaran rupiah. Sempat terjadi konflik antara warga asli dengan pendatang. Warga asli menghormati moratorium batu mulia dari Pemkab yang melarang penambangan batu untuk menjaga kelestarian lingkungan. Sementara itu, warga pendatang ingin menambangnya. Walhasi dua kelompok bersitegang dan nyaris berkelahi dengan senjata tajam. Namun polisi setempat bisa mencegahnya. Kini batu giok tersebut diberi garis batas polisi. (Sidomi.com)

0 komentar:
Post a Comment